|
Latar Belakang : Fibroadenoma Mammae (FAM) adalah jenis tumor jinak pada
payudara yang umumnya ditemukan pada wanita dengan usia 21-25 tahun, untuk
mencegah dan mendeteksi adanya FAM dapat dilakukannya SADARI yaitu Pemeriksaan
Payudara Sendiri. SADARI dianjurkan untuk dilakukan secara rutin pada wanita yang
berusia 20 tahun keatas. Salah satu faktor yang mempengaruhi baik atau tidaknya
perilaku SADARI adalah pengetahuan. Menurut Islam, pencegahan sebuah penyakit yang
membahayakan diri sendiri harus dilakukan secara maksimal.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan
penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas
Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2017,2018, dan 2019 dengan responden
berjumlah 200 orang yang masuk dalam kriteria inklusi penelitian
Hasil : Berdasarkan uji Fisher yang dilakukan terhadap tingkat pengetahuan FAM
dengan perilaku SADARI didapatkan p-value sebesar 1.000 (p>0.05) dan uji chi-square
yang dilakukan terhadap hubungan tingkat pengetahuan SADARI dengan perilaku
SADARI didapatkan p-value sebesar 0.967 (p>0.05)
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan
Fibroadenoma Mammae dan SADARI dengan perilaku SADARI pada mahasiswi
Fakultas Kedokteran Universitas YARSI
|