Pilih Bahasa  
Book's Detail
PERBANDINGAN KINERJA PROTOKOL ROUTING PROAKTIF (DSDV), REAKTIF (AODV), DAN HYBRID PADA KOMUNIKASI ANTARA VEHICULAR AD-HOC NETWORKS (VANET) DENGAN FLYING AD-HOC NETWORKS (FANET)

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh negara berkembang seperti yang terjadi di Indonesia dan daerah perkotaan yang padat. Beberapa peneliti menemukan solusi untuk mengatasi masalah di atas dengan cara menggabungkan jaringan FANET dan VANET, didasarkan pada pemantauan kendaraan dan kepadatan lalu lintas. Pada penelitian ini penulis menguji perbandingan kinerja FANET dan VANET yang digabungkan menggunakan simulator NS-2. Pengujian dilakukan dengan membandingkan ke tiga protokol yaitu Ad-Hoc On-Demand Deistance Vector (AODV), Destination Sequence Distance Vector (DSDV), Hybrid. Model pergerakan node yang digunakan untuk FANET adalah Random Way Point dan untuk VANET menggunakan model pergerakan Manhattan Grid yang disimulasikan dalam satu skenario. Parameter pengujian yang digunakan dalam jaringan tersebut adalah end to end, throughput, dan packet delivery ratio. Hasil dari pengujian simulasi dengan menggunakan protokol routing AODV pada jaringan FANET dan VANET dengan parameter pengujian end to end delay pada jumlah node 20 merupakan paling rendah dibandingkan yang lainya, lalu pada throughput hasil yang paling tinggi terdapat pada jumlah node 10 dibandingkan pada node-node lainya. Pada packet delivery ratio didapatkan hasil paling tinggi terdapat pada node 10. Pada jaringan FANET dan VANET pada protokol DSDV dengan parameter pengujian end to end delay pada jumlah node 20 merupakan paling rendah dibandingkan yang lainya, lalu pada throughput hasil yang paling tinggi terdapat pada jumlah node 10 dibandingkan pada node-node lainya. Pada packet delivery ratio didapatkan hasil paling tinggi terdapat pada node 10. . Pada jaringan FANET dan VANET pada protokol ZRP dengan parameter pengujian end to end delay pada jumlah node 10 merupakan paling rendah dibandingkan yang lainya, lalu pada throughput hasil yang paling tinggi terdapat pada jumlah node 10 dibandingkan pada node-node lainya. Pada packet delivery ratio didapatkan hasil paling tinggi terdapat pada node 10.

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Fiis, Radhina Oneng Thasana - Personal Name
Pembimbing 1 Ahmad Sabiq
Pembimbing 2 Aya Yahya Maulana
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-700-FTI
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi S-700-FTI
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Universitas YARSI
Tahun Terbit 2020
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik xiii, 73 hlm., 28 cm
Abstrak / Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...