Pilih Bahasa  
Book's Detail
PENGARUH PEMERIKSAAN ELECTROCOCHLEOGRAPHY TERHADAP KEJADIAN MENIERE DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM

Meniere merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi belakangan ini. Penyakit ini dapat di diagnosis dengan berbagai cara, namun tidak semua jenis pemeriksaan dapat efektif dan nyaman untuk pasien. Tujuan umum penulisan skripsi ini adalah memberikan informasi mengenai pemasangan Electrocochleography sebagai alat untuk mendiagnosis penyakit meniere ditinjau dari segi kedokteran dan Islam. Tujuan khususnya adalah memberikan informasi mengenai penyakit meniere, memberikan informasi mengenai Elektrocochleography sebagai alat untuk mendiagnosis penyakit meniere, dan memberikan informasi pandangan Islam terhadap pemasangan Electrocochleography sebagai alat untuk mendiagnosis penyakit meniere.
Penyakit meniere adalah suatu penyakit pada telinga bagian dalam dengan gejala vertigo, tinitus dan gangguan pendengaran. Meniere sebagian besar biasanya terjadi pada unilateral. Pada penyakit ini terdapat keluhan vertigo berulang yang disebabkan adanya hidrops endolimfa pada koklea dan vestibulum.
Electrocochleography untuk mengukur pendengaran dan membangkitkan respon dari koklea, memberikan penilaian langsung dari fungsi telinga dalam. Electrocochleography adalah sebuah pendekatan objektif untuk merekam koklea dan potensi saraf pendengaran. Sebuah stimulus biasanya digunakan untuk menghasilkan respon dengan Electrocochleography. Respon listrik dari sistem pendengaran ditimbulkan oleh suatu stimulus akustik dengan metode Electrocochleography, aktivitas koklea dan saraf VIII saraf kranial dalam menanggapi rangsangan akustik dapat dimonitor dengan elektroda melalui membran timpani yang dipasang tidak mengandung unsur haram dalam hal ini ajaran Islam membolehkan tindakan tersebut.
Tinjauan Islam penggunaan Electrocochleography untuk mendiagnosis penyakit meniere pada dasarnya menurut kaidah fiqhiyyah dapat di gunakan selama banyak memberi manfaat dan tidak menimbulkan mudharat, apabila banyak menimbulkan mudharat maka tidak boleh di gunakan.
Skripsi ini dapat menjadi saran pertimbangan bagi dokter muslim, masyarakat dan para ulama dalam penggunaan Electrocochleography. Oleh karena itu masalah ini menjadi penting untuk mengerti tentang penggunaan alat serta aturan agama Islam.

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang PRAKOSO, YURIS ADI - Personal Name
Pembimbing 1 Arroyan Wardhana
Pembimbing 2 Zulmaizarna
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-6143-FK
ISBN/ISSN
Subyek MENIERE
ELECTROCOCHLEOGRAPHY
Klasifikasi S-6143-FK
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Universitas YARSI
Tahun Terbit 2015
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik xi, 64 hlm., 28 cm
Abstrak / Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...