Pilih Bahasa  
Book's Detail
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY UNTUK TIDAK MEROKOK DAN KUALITAS HIDUP TERKAIT KESEHATAN PADA REMAJA YANG INGIN BERHENTI MEROKOK SERTA TINJAUANNYA MENURUT ISLAM

Indonesia menempati angka tertinggi untuk jumlah perokok remaja di negara ASEAN. Perokok aktif dilaporkan memiliki kualitas hidup terkait kesehatan yang buruk. Self-efficacy adalah salah satu aspek yang dapat dikembangkan remaja untuk berhenti merokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan signifikan antara self-efficacy untuk tidak merokok dan kualitas hidup terkait kesehatan pada remaja perokok. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 173 remaja perokok berusia 13-18 tahun dan memiliki keinginan untuk berhenti merokok serta berdomisili di DKI Jakarta yang diperoleh melalui teknik incidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah SEQ-12 untuk mengukur self-efficacy untuk tidak merokok yang terdiri dari dua dimensi, yaitu intrinsik (α=0,792) dan ektrinsik (α= 0,807) serta KIDSCREEN-27 untuk mengukur kualitas hidup terkait kesehatan yang memiliki lima dimensi yaitu kesejahteraan fisik (α= 0,731), kesejahteraan psikologis (α= 0,702) hubungan orangtua & kemandirian (α= 0,803), dukungan sosial & teman sebaya (α= 0,701) dan lingkungan sekolah (α=0,900). Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa dimensi internal stimuli self-efficacy berhubungan positif dan signifikan dengan dimensi kesejahteraan fisik (r= .162, p

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang ANAMIRA, ANISA - Personal Name
Pembimbing 1 Ranakusuma, Octaviani I
Pembimbing 2 Karimulloh
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-331-PSI
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi S-331-PSI
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Universitas YARSI
Tahun Terbit 2020
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik
Abstrak / Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...