Pilih Bahasa  
Book's Detail
ANALISA UUD TENTANG KESEHATAN PADA KASUS GOSSYPIBOMA PASCA LAPAROTOMY SEBAGAI BENTUK MEDICAL NEGLIGENCE DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM

Gossypiboma adalah tertinggalnya kassa bedah atau handuk setelah operasi dalam tubuh pasien secara tidak sengaja. Kasus gossypiboma sering ditemui pada kasus pasca laparotomy.
Tujuan umum penulisan skripsi ini adalah membahas mengenai analisa UUD tentang kesehatan pada kasus gossypiboma pasca laparotomy sebagai bentuk medical negligence ditinjau dari kedokteran dan Islam.
Dari hasil kajian studi didapatkan bahwa di Indonesia telah terdapat undang-undang yang membahas mengenai kelalaian medis baik dari undang-undang hukum perdata, undang-undang hukum pidana, undang-undang tentang kesehatan, undang-undang praktik kedokteran, undang-undang rumah sakit, dan undang-undang tentang tenaga kesehatan. Apabila melihat dari paket undang-undang kesehatan dan yang lainnya tidak ada yang menyatakan bahwa seorang tenaga kesehatan dapat dipidana apabila melakukan sebuah kelalalian. Undang-undang tersebut lebih menyarankan untuk melakukan sebuah mediasi antara dokter dan pasien sebagai cara penyelesaian masalahnya.
Menurut Islam gossypiboma merupakan bentuk kelalaian yang dapat dicegah, banyak faktor yang dapat dilakukan seorang dokter untuk mencegah terjadinya gossypiboma dalam profesinya. Menurut pandangan Islam kelalaian medis merupakan suatu bentuk ketidak sengajaan yang untuk pelakunya tidak akan berdosa tetapi wajib bertanggung jawab atas tindakannya tersebut
Kedokteran dan Islam sepakat bahwa gossypiboma merupakan sebuah bentuk kelalaian medik dan di Indonesia telah terdapat undang-undang yang mengatur mengenai masalah tersebut. Menurut Islam gossypiboma suatu kelalaian yang tidak ada unsur kesengajaan memang hal tersebut tidak dibahas secara tegas dalam al-Qur’an dan hadits maka dari itu termasuk ke dalam jarimah ta’zir yang dalam pelaksanaan hukumnnya dilakukan oleh pemerintah. Untuk pelaku kelalaian yang tidak ada unsur kesengajaan dalam Islam tidak akan mendapat dosa, tetapi wajib untuk mempertanggung jawabkan kelalaiannya tersebut.

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang MAHARANI, SINTA DWI - Personal Name
Pembimbing 1 Bambang Poerwantoro
Pembimbing 2 Zuhroni
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-6472-FK
ISBN/ISSN
Subyek HEALTH REGULATION
Klasifikasi S-6472-FK
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Universitas YARSI
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik vii, 45 hlm., 28 cm
Abstrak / Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...