Pilih Bahasa  
Book's Detail
PERANCANGAN SISTEM DIAGNOSIS PENYAKIT TUBERKULOSIS MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CALSSIFIER SERTA TINJAUANNYA MENURUT AGAMA ISLAM

-

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Putri, Runtari - Personal Name
Pembimbing 1 Yugaswara, Heri
Pembimbing 2 Suhaeri
Pembimbing 3 Marhamah, Siti
Edisi
No. Panggil S-588-FTI
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi TEKNOLOGI INFORMASI
Judul Seri -
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit FTI Universitas YARSI
Tahun Terbit 2019
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik
Abstrak / Info Detil Spesifik Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mikrobakterium Tuberkulosis. Kuman Mikrobacterium Tuberkulosis Paru masuk kedalam tubuh melalui saluran pernafasan, saluran percernaan, dan luka terbuka pada kulit, kebanyakan infeksi Tuberkulosis Paru terjadi melalui udara, yaitu melalui inhalasi droplet yang mengandung kuman-kuman basil tuberkel yang berasal dari orang yang terinfeksi. Perancangan Sistem Diagnosis Penyakit Tuberkulosis dengan metode Naïve Bayes menggunakan bahasa R. Naïve Bayes merupakan sebuah pengklasifikasian probalistik sederhana yang menghitung sekumpulan probabilitas dengan menjumlahkan frekuensi dan kombinasi nilai dari dataset yang diberikan. Tujuan penulisan skripsi ini adalah membuat aplikasi dengan RStudio untuk menganalisa dan mendiagnosis gejala-gejala penyakit tuberkulosis yang dialami pasien serta menerapkan Classification Naïve Bayes untuk mendiagnosa penyakit tuberkulosis. Dari hasil akurasi yang didapatkan menggunakan metode 10-fold cross-validation sebesar 100%. Dalam tinjauan Islam hukum perancangan sistem diagnosis penyakit tuberkulosis dengan menggunakan metode Naïve Bayes Classifier diperbolehkan, karena metode tersebut sangat bermanfaat untuk membantu mendeteksi penyakit sejak dini.
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...