Pilih Bahasa  
Book's Detail
Pengaruh Emosi Sedih Terhadap Sikap Mengemudi Berisiko pada Pengemudi Mobil Usia Remaja Akhir Serta Tinjauannya dalam Islam

-

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Afinita, Tiara - Personal Name
Pembimbing 1 Bagaskara, Sunu
Pembimbing 2 Karimulloh
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-300-PSI
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi PSIKOLOGI
Judul Seri -
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Pustaka Sarana Kajian
Tahun Terbit 2019
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik
Abstrak / Info Detil Spesifik Indonesia menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan hingga lebih dari 80%. Sikap mengemudi berisiko merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sikap mengemudi berisiko dapat dipengaruhi oleh emosi salah satunya adalah emosi sedih. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh emosi sedih terhadap sikap mengemudi berisiko pada pengemudi mobil usia remaja akhir. Sejumlah 43 orang partisipan dalam penelitian ini dibagi kedalam 2 kelompok berbeda dengan teknik randomisasi menggunakan kupon angka. Penginduksian emosi sedih dilakukan dengan menggunakan AEMT dan alat ukur IAT digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur sikap mengemudi berisiko. Pengukuran self-report turut dilibatkan untuk melihat efektivitas IAT. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh emosi sedih terhadap sikap mengemudi berisiko pada pengemudi mobil usia remaja akhir. Partisipan yang diinduksi emosi sedih menunjukan sikap yang lebih positif terhadap perilaku mengemudi berisiko dibandingkan kelompok yang diinduksi emosi netral. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas melalui edukasi masyarakat mengenai pengaruh emosi sedih terhadap sikap mengemudi berisiko. Disamping itu ditemukan bahwa terdapat kekonsistenan antara ilmu psikologi dengan pandangan Islam
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...