Pilih Bahasa  
Book's Detail
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SERUM KAFEIN DAN METABOLISMENYA DIBANDINGKAN DENGAN URIC ACID SEBAGAI BIOMARKER PADA PARKINSON DISEASE STADIUM DINI DITINJAU DARI SUDUT PANDANG KEDOKTERAN DAN ISLAM

Penyakit Parkinson adalah salah satu penyakit neurodegeneratif yang bersifat
progresif, Penyakit ini merupakan penyakit neurodegeneratif tersering kedua setelah
demensia Alzheimer.Kafein merupakan senyawa zat psikoaktif yang terdapat pada
banyak sumber seperti kopi, teh, soda, dan cokelat. Konsumsi kopi sebagai salah satu
sumber kafein di Indonesia meningkat pesat dalam 10 tahun terakhir akibat pengaruh
gaya hidup dan peningkatan jumlah kedai kopi. Uric acid adalah bahan normal dalam
tubuh dan merupakan hasil akhir dari metabolism purin yang merupakan bahan penting
dalam tubuh sebagai komponen dari asam nukleat dan penghasil energi dalam inti sel.
Pola makan dan komposisi bahan makanan mempengaruhi kadar asam urat dalam darah.
Tujuan umum dari pembuatan skripsi ini adalah untuk menjelaskan efektivitas
penggunaan serum kafein dan metabolismenya dibandingkan uric acid sebagai biomarker
pada Parkinson Disease stadium dini ditinjau dari ilmu kedokteran dan Islam. Tujuan
khusus adalah menjelaskan peranan kafein dan uric acid dalam mengurangi perburukan
penyakit Parkinson dan fungsinya dalam mengurangi gejala Parkinson. Kafein dan uric
acid juga mempunyai peranan dalam proses interaksi antara pengurangan dopamine dan
reseptor adenosine yang melatarbelakangi pathogenesis penyakit Parkinson. Menurut
Kedokteran, kafein dan uric acid memiliki potensi sebagai terapi pada penyakit Parkinson
karena memiliki efek sebagai neuroprotektor dan mengurangi proses neurodegenerative
yang banyak terjadi pada pasien Parkinson. Menurut Islam, penggunaan kafein dan uric
acid sebagai biomarker pada Parkinson adalah diperbolehkan karena sumber kafein dan
uric acid yang berasal dari makanan dan minuman yang tidak berbahaya bagi kesehatan
bila dikonsumsi dalam jumlah cukup. Kafein dan uric acid tidak termasuk dalam zat atau
substansi yang diharamkan dan berbahaya oleh Al-Qur’an sehingga dinyatakan halal.
Islam memperbolehkan penggunaan kafein dan uric acid sebagai biomarker walaupun
anjuran hal tersebut tidak disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits.
Bagi pasien Parkinson diharapkan dapat memanfaatkan kafein dan uric acid sebagai
terapi dalam mengurangi gejala Parkinson dan mengurangi perburukan penyakit. Bagi
dokter muslim diharapkan dapat memberikan informasi mengenai manfaat penggunaan
kafein dan uric acid terhadap penyakit Parkinson sebagai biomarker dan juga
pengobatan. Bagi masyarakat untuk lebih menggalakkan program peningkatan gizi dan
menghimpun informasi sebanyak-banyaknya mengenai kafein dan uric acid.

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Faramita, Sila Inggit - Personal Name
Pembimbing 1 Edi Prasetyo
Pembimbing 2 Zuhroni
Pembimbing 3
Edisi
No. Panggil S-6299-FK
ISBN/ISSN
Subyek PARKINSON
Klasifikasi S-6299-FK
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Universitas YARSI
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik xi, 71 hlm., 30 cm
Abstrak / Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...