<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35262">
<titleInfo>
<title>TINGKAT KEBUTUHAN PERAWATAN ORTODONTI BERDASARKAN IKPO PADA MAHASISWA UNIVERSITAS YARSI JAKARTA PUSAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sa'adah, Mutia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Prevalensi maloklusi dan keterkaitannya dengan perawatan ortodonti cukup tinggi. Maloklusi merupakan anomali yang menyebabkan terjadinya kerusakan ataupun terganggu fungsi oklusi, yang membutuhkan perawatan apabila anomali tersebut mempengaruhi kondisi fisik dan keadaan emosional (psikologis). Islam sangat memuliakan ilmu kesehatan dan kedokteran dalam merawat kehidupan dengan izin Allah SWT. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebutuhan perawatan ortodonti berdasarkan IKPO pada mahasiswa Universitas YARSI Jakarta Pusat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 100 mahasiswa Universitas YARSI Jakarta Pusat usia 19-24 tahun dan dilakukan secara daring dengan cara pengisian kuesioner IKPO menggunakan google forms yang telah tersedia. Hasil: penelitian ini menunjukkan jumlah subjek yang membutuhkan perawatan ortodonti sebesar 99% dan 1% dari subjek penelitian yang tidak membutuhkan perawatan ortodonti. Kesimpulan: bahwa tingginya angka kebutuhan perawatan ortodonti ini menggambarkan bahwa pengetahuan dan kesadaran pada mahasiswa Universitas YARSI Jakarta Pusat akan perawatan ortodonti sudah cukup baik sehingga tingkat kesediaan untuk menjalani perawatan ortodonti begitu tinggi. Kebutuhan ortodonti karena alasan medis diperbolehkan dalam Islam, agar gigi dapat digunakan secara optimal sesuai fungsinya. Islam menganjurkan untuk berobat bila terjadi kelainan dan ketidaknormalan pada fisik serta psikis, untuk itu diperlukan adanya pengetahuan dan Islam sangat memotivasi meningkatkan pengetahuan.</note>
<subject authority=""><topic>DENTISTRY</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-253-KG</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-253-FKG</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 2 - Lt2 (Fakultas Kedokteran Gigi)</sublocation>
<shelfLocator>S-253-KG</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8044" url="http://digilib.yarsi.ac.id/9168/" path="/http://digilib.yarsi.ac.id/9168/" mimetype="text/uri-list">Tingkat Kebutuhan Perawatan Ortodonti Berdasarkan Ikpo Pada Mahasiswa Universitas Yarsi Jakarta Pusat</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>35262</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-04 14:34:14</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-16 14:49:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>