<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35223">
<titleInfo>
<title>PERAWATAN KEBIASAAN BURUK ORAL THUMB SUCKING MENGGUNAKAN FIXED PALATAL CRIB</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Riyadi, Nugroho Ahmad</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Azka, Hurin Sahar Zati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kebiasaan adalah tindakan berulang-ulang yang dilakukan secara otomatis. Perilaku berulang umum dilakukan pada masa kanak-kanak yang biasanya dimulai dan berhenti secara spontan (Goenharto, Rusdiana dan Nurlaili, 2016). Kebiasaan buruk oral merupakan faktor penting penyebab dan berkembangnya suatu penyakit dalam rongga mulut. Kebiasaan biasanya dilakukan tanpa disadari yang ternyata dapat membahayakan dan merusak bagian rongga mulut. Bad oral habits dapat dibagi menjadi 2 kelompok utama yaitu: acquired oral habits dan compulsive oral habit. Acquired oral habits adalah perilaku yang dipelajari dan dapat dihentikan dengan mudah saat anak dalam proses pertumbuhan, namun anak dapat menghentikan perilaku tersebut dan memulai dengan kebiasaan yang lain (Goenharto, Rusdiana dan Nurlaili, 2016). Complusive oral habit adalah perilaku pada anak dan ketika tekanan emosional tidak dapat ditoleransi, anak dapat merasa aman dengan kebiasaan ini dan jika mencegah anak dari kebiasaan ini akan membuat anak merasa cemas dan khawatir.</note>
<subject authority=""><topic>ORAL HEALTH EDUCATION</topic></subject>
<classification>M-4-KG</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>M-4-KG</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">M-4-KG</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 1 - Lt2 (Fakultas Kedokteran Gigi)</sublocation>
<shelfLocator>M-4-KG</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7368" url="" path="/Cover-makalah drg Nugroho 31 Agustus 2021.pdf" mimetype="application/pdf">PERAWATAN KEBIASAAN BURUK ORAL THUMB SUCKING MENGGUNAKAN FIXED PALATAL CRIB</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>35223</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 08:49:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 08:52:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>