<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34894">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Depresi terhadap Penyakit Hipertensi pada Lansia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Qomariyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Purnamaningsih, Anida Hasna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Depresi merupakan masalah psikososial yang sering dialami oleh lansia. Menurut WHO (2010), prevalensinya sekitar 7 juta dari 39 juta dan menurut data kesehatan RI 2011 pada lansia lebih dari 65 tahun mencapai 12,3%. Salah satu penyakit degeneratif pada lansia yang sering ditemukan adalah penyakit hipertensi, prevalensi rasionya menurut RISKESDAS 2013 mencapai 57,6%. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan hipertensi dipengaruhi oleh gejala depresi, jenis kelamin, serta usia. Terdapat pula mekanisme fisiologis yang berhubungan antara hipertensi dan depresi yaitu dimana ada ketidakseimbangan neurotransmitter yang berpengaruh terhadap tekanan darah. Tn. R berusia 72 tahun memiliki riwayat hipertensi sejak 1 tahun yang lalu dan rutin mengkonsumsi obat antihipertensi. Riwayat penyakit keluarga tidak diketahui pasien karena pasien tinggal jauh dengan keluarganya, tetapi anak pasien (Ny. NS) yang tinggal 1 rumah dengan pasien memiliki riwayat penyakit stroke sejak 3 tahun yang lalu. Terdapat pengaruh depresi terhadap hipertensi. Serotonin sebagai pengendali depresi, melalui reseptornya mempengaruhi tekanan darah. Depresi pada penyakit hipertensi bisa sebagai indikator prognosis negatif pada penyakit hipertensi. Pengukuran tingkat depresi dengan menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS). Pengobatan depresi pada pada lansia dengan penyakit hipertensi menggunakan metode farmakoterapi yang pemberiannya harus dipantau jika diberikan dengan obat antihipertensi dan metode psikoterapi. Adanya pengaruh depresi terhadap penyakit hipertensi pada lansia, diperlukan diagnosis dini dan penanganan yang tepat.</note>
<subject authority=""><topic>ELDERLY</topic></subject>
<subject authority=""><topic>HYPERTENSION</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DEPRESSION</topic></subject>
<classification>M-470-FK</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>M-470-FK</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">M-470-FK</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 1 - Lt2 (Fakultas Kedokteran)</sublocation>
<shelfLocator>M-470-FK</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Anida_Hasna_Purnamaningsih.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34894</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-09 13:23:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-09 13:24:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>