<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34683">
<titleInfo>
<title>Potensi Remineralisasi Susu Almond pada Gigi Pasca Bleaching dengan Bahan 35% Hidrogen Peroksida (In-Vitro)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dzuhriyah, Mutiara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 84 hlm., 28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Bleaching merupakan perawatan pemutihan gigi atau yang saat ini diminati oleh banyak orang namun, menyebabkan efek merugikan seperti menipisnya email gigi. Keadaan ini dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif. Untuk itu, diperlukan perawatan yang dapat menurunkan kepekaan sensitivitas gigi yaitu dengan perawatan remineralisasi. Kalsium dan fosfor dapat membantu proses remineralisasi gigi. Bahan yang sudah terbukti dapat meremineralisasi gigi ialah susu kedelai. Selain susu kedelai, saat ini produk olahan susu nabati yang populer dan mengaandung kalsium dan fosfor ialah susu almond. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi susu almond sebagai upaya untuk meremineralisasi gigi pasca bleaching. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pre-post test with control group design. Sampel yang digunakan adalah gigi premolar rahang bawah manusia sebanyak 27. Sebelum dilakukan perlakuan, gigi di bleaching dengan hidrogen peroksida 35%. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan yaitu,direndam susu almond selama 3 jam,larutan fluoride selama 3 jam, dan saliva buatan diganti selama 24 jam sekali dilakukan pada suhu 370C. Pengujian nilai mikroporositas email dan kandungan kalsium dan fosfor pada email gigi menggunakan Scanning Electrone Microscope dan Energy Dispersive Spectroscopy. Hasil uji Paired T-Test penelitian ini penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok susu almond. Kesimpulan dari penelitian ini adalah susu almond terbukti efektif terhadap remineralisasi gigi pasca bleaching. Dalam pandangan Islam, ditinjau dari substansi, manfaat dan proses pembuatan susu almond tidak terdapat sesuatu yang bertentangan dengan syari’at Islam. Oleh karena itu, Islam membolehkan penggunaannya dalam upaya meremineralisasi email gigi, pengobatan dan pencegahan pada kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan kaidah fikih hukum asal sesuatu yang bermanfaat adalah boleh.</note>
<subject authority=""><topic>PHOSPOR</topic></subject>
<subject authority=""><topic>CALCIUM</topic></subject>
<subject authority=""><topic>ALMOND</topic></subject>
<classification>S-203-KG</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-203-KG</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-203-KG</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 2 - Lt2 (Fakultas Kedokteran Gigi)</sublocation>
<shelfLocator>S-203-KG</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6706" url="http://digilib.yarsi.ac.id/8870/" path="/http://digilib.yarsi.ac.id/8870/" mimetype="text/uri-list">Potensi Remineralisasi Susu Almond pada Gigi Pasca Bleaching dengan Bahan 35% Hidrogen Peroksida (In-Vitro).</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>MUTIARA_DZUHRIYAH.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34683</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-22 08:46:34</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-24 09:35:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>