<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34348">
<titleInfo>
<title>PERBEDAAN TINGKAT ABRASI AKIBAT APLIKASI PASTA
GIGI YANG MENGANDUNG ARANG AKTIF (CHARCOAL)
DAN TANPA ARANG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 71 hlm., 28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Lesi servikal non-karies antara lain dapat terjadi karena abrasi. Penggunaan pasta
dan sikat gigi berperan terhadap terjadinya abrasi gigi. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui tingkat dan perbedaan abrasi akar gigi setelah penyikatan dengan
menggunakan pasta gigi yang mengandung arang dan tanpa arang. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain pre-post test. Total
sampel adalah 32 gigi premolar yang dibagi menjadi dua kelompok pasta gigi arang
dan tanpa arang. Gigi disikat dengan sikat gigi medium dan pasta gigi yang
mengandung arang dan tanpa arang selama 35 menit menggunakan alat customized
dental brushing motor. Diameter akar gigi diukur 1 mm ke arah apeks di bawah
CEJ sebelum dan sesudah penyikatan. Hasil menunjukkan adanya abrasi setelah
penyikatan menggunakan pasta gigi dan tingkat abrasi lebih banyak pada
penyikatan dengan pasta gigi yang mengandung arang yang berbeda bermakna
secara statistik p = 0,000 (p ≤ 0,05). Dapat disimpulkan bahwa abrasi setelah
penyikatan dengan pasta gigi yang mengandung arang lebih besar daripada tanpa
arang. Menurut Islam, apabila penggunaan pasta gigi terdapat dua mudharat maka
wajib memilih yang lebih ringan kemudharatannya. Penggunaan pasta gigi tanpa
arang diperbolehkan karena memiliki tingkat abrasi yang lebih rendah dari pasta
gigi yang mengandung arang.</note>
<subject authority=""><topic>CHARCOAL</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DENTIFRICE</topic></subject>
<classification>S-169-KG</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-169-KG</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-169-KG</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 2 - Lt2 (Fakultas Kedokteran Gigi)</sublocation>
<shelfLocator>S-169-KG</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6670" url="http://digilib.yarsi.ac.id/8728/" path="/http://digilib.yarsi.ac.id/8728/" mimetype="text/uri-list">PERBEDAAN TINGKAT ABRASI AKIBAT APLIKASI PASTA GIGI YANG MENGANDUNG ARANG AKTIF (CHARCOAL) DAN TANPA ARANG</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>diah_nur.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34348</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-12 07:56:58</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-14 13:37:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>