<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34247">
<titleInfo>
<title>AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK AKA KALESI (Spatholobus ferrugineus) SECARA IN VITRO MELALUI INHIBISI ENZIM α-GLUKOSIDASE DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AZZAHRA, AULIA ELMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii, 54 hlm., 28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Indonesia menempati posisi kelima teratas di antara negara-negara dengan jumlah penderita penyakit diabetes terbanyak di dunia. Aka Kalesi adalah tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang berperan penting dalam pencegahan diabetes. Allah telah menciptakan berbagai jenis tanaman yang dapat bermanfaat bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak aka kalesi sebagai antidiabetes dari sisi kedokteran dan Islam.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode in vitro yang bersifat kuantitatif. Batang aka kalesi dihaluskan dengan peralatan penggiling kemudian diolah menjadi ekstrak. Ekstrak aka kalesi diuji menggunakan metode pengukuran aktivitas daya hambat terhadap enzim alfa glukosidase. Analisis data dilakukan menggunakan penghitungan nilai nilai IC50.
Hasil: Bobot akhir ekstrak aka kalesi yang diperoleh sebanyak 35,2 gram. Dari hasil uji menggunakan metode pengukuran aktivitas daya hambat terhadap enzim alfa-glukosidase dengan menghitung nilai IC50 didapatkan nilai 5,39±0,08, sehingga ekstrak tersebut tergolong sangat aktif untuk menghambat enzim alfa-glukosidase. Hal ini dikarenakan aka kalesi memiliki senyawa metabolit sekunder yang dapat dijadikan sebagai zat antidiabetes. Islam memotivasi terhadap perkembangan IPTEK dalam mencari pengobatan jika dalam keadaaan sakit. Sebagaimana sabda Rasulllah SAW “Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya. Maka berobatlah kalian dan janganlah berobat dengan yang haram”
Simpulan: Ekstrak Aka Kalesi mampu menginhibisi enzim alfa glukosidase dan dapat digunakan sebagai zat antidiabetes. Islam mengajarkan agar umat muslim senantiasa menjaga kesehatan dan melakukan pengobatan jika dalam keadaan sakit.</note>
<subject authority=""><topic>Diabetes</topic></subject>
<classification>S-6459-FK</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-6459-FK</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-6459-FK</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 1 - Lt2 (Fakultas Kedokteran)</sublocation>
<shelfLocator>S-6459-FK</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6541" url="http://digilib.yarsi.ac.id/8629/" path="/http://digilib.yarsi.ac.id/8629/" mimetype="text/uri-list">AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK AKA KALESI (Spatholobus ferrugineus) SECARA IN VITRO MELALUI INHIBISI ENZIM ?-GLUKOSIDASE DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>aulia.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34247</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-19 12:24:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 19:55:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>