<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34221">
<titleInfo>
<title>ANALISIS VITREOUS HUMOR DALAM MENDETEKSI XENOBIOTIK PADA PASIEN MENINGGAL AKIBAT KERACUNAN DITINJAU
DARI SEGI KEDOKTERAN DAN ISLAM</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NABILLAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>ix, 34 hlm., 28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Keracunan adalah suatu kejadian apabila substansi yang berasal dari alam ataupun buatan yang pada dosis tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan hidup yang bisa menyebabkan cedera atau kematian. Kejadian keracunan di Indonesia saat ini menjadi perhatian semua pihak, baik oleh Badan POM dan jajarannya, maupun oleh K/L lain terkait. Ketika sediaan darah kurang atau termodifikasi oleh faktor postmortem, acuan alternatif mungkin berguna. Idealnya acuan alternatif tersebut harus dapat mendeteksi xenobiotik yang sama seperti yang ditemukan dalam darah, konsentrasi yang sama dan tanpa efek postmortem. Vitreous humor mungkin merupakan acuan alternatif yang mendekati sempurna. Vitreous Humor telah menjadi berbagai subjek studi dalam berbagai aplikasi forensik. Selain itu dari segi praktisi, VH lebih mudah dalam pengambilan sampel dan senyawa didalamnya cendrung stabil dan dalam kondisi penyimpanan tertentu terjamin dan analisis lebih mudah, tanpa perlu persiapan khusus selain memastikan kebersihannya.
Tinjauan Islam dalam mengidentifikasi kematian seseorang dalam kedokteran Forensik dengan menggunakan Analisis Vitreous Humor pada dasarnya boleh, sesuai dengan kaedah fiqhiyyah dapat dilakukan selama tindakan tersebut memberikan manfaat dan tidak mendatangkan mudharat, dan untuk menegakkan keadilan. Karena metode ini merupakan salah satu cara yang dilakukan dalam proses penyelidikan dan juga bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam bidang kedokteran. Hasil dari Analisis Vitreous Humor ini dapat mengetahui zat xenobiotik yang menyebabkan kematian disaat sediaan lain terkontaminasi oleh faktor postmortem, sangat bermanfaat untuk masyarakat dan umat.</note>
<subject authority=""><topic>KERACUNAN</topic></subject>
<classification>S-6432-FK</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-6432-FK</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-6432-FK</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 1 - Lt2 (Fakultas Kedokteran)</sublocation>
<shelfLocator>S-6432-FK</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>nabillah.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34221</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-17 12:24:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-17 12:25:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>