<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34201">
<titleInfo>
<title>ANGKA KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RUMAH SAKIT HERMINA CIRUAS SERANG PERIODE SEPTEMBER 2015-SEPTEMBER 2016</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANWAR, FAISHAL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Universitas YARSI</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 69 hlm., 28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Hernia inguinalis merupakan kasus bedah terbanyak setelah appendisitis. Biaya yang besar diperlukan dalam penanganannya dan juga menyebabkan hilangnya tenaga kerja akibat lambatnya pemulihan dan angka rekurensi. Tahun 2004 di Indonesia, hernia inguinalis menempati urutan ke-8 dengan jumlah 18.145 kasus.
Tujuan: Untuk mengetahui angka kejadian hernia inguinalis di RS Hermina Ciruas Serang periode September 2015 – September 2016
Metode: Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan retrospektif yang menggunakan data sekunder berupa rekam medis di RS Hermina Ciruas Serang periode September 2015 - September 2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus slovin dengan besar sampel adalah 58 orang.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi penderita hernia inguinalis sebanyak 58 orang. Berdasarkan kelompok usia didapatkan hernia inguinalis terbanyak pada rentang usia &#62;50 tahun yaitu 19 orang (32,8%). Berdasarkan jenis kelamin paling sering ditemukan pada laki laki sebanyak 56 orang (96,6%). Berdasarkan pekerjaan paling sering ditemukan pada buruh sebanyak 16 orang (27,6%).
Kesimpulan: Prevalensi penderita hernia inguinalis adalah sebanyak 58 orang. Penderita hernia inguinalis mayoritas terjadi pada rentang &#62;50 tahun. Jenis kelamin terbanyak yang menderita hernia inguinalis adalah laki-laki. Buruh merupakan pekerjaan dengan prevalensi tertinggi yang menderita hernia inguinalis. Dalam islam apabila sakit maka dianjurkan untuk berobat kepada ahlinya. Pada penderita hernia inguinalis berobat menjadi wajib karena mengganggu pekerjaan sehari hari sekaligus menghambat shalat. Sebagai peneliti harus memiliki sikap bertanggungjawab, teliti, serta jujur terhadap penelitiannya sebagaimana sabda Rasulullah saw : Tetaplah kejujuran olehmu sekalian, karena kejujuran</note>
<subject authority=""><topic>HERNIA</topic></subject>
<subject authority=""><topic>SEX</topic></subject>
<subject authority=""><topic>OCCUPATION</topic></subject>
<classification>S-6413-FK</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas YARSI Library is the Brain and The Heart of The University</physicalLocation>
<shelfLocator>S-6413-FK</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S-6413-FK</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan 1 - Lt2 (Fakultas Kedokteran)</sublocation>
<shelfLocator>S-6413-FK</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2843" url="" path="/1. cover skripsi.pdf" mimetype="application/pdf">halaman judul</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2844" url="" path="/2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf" mimetype="application/pdf">lembar pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2845" url="" path="/4. abstrak.pdf" mimetype="application/pdf">abstrak</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2846" url="" path="/7. BAB I.pdf" mimetype="application/pdf">bab 1</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>faishal.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34201</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-13 09:10:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-03 13:58:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>